Perang Vietnam sendiri bisa dibilang Unwanted War, Perang yang Tidak Diinginkan. Kongres yang merasa perlu membendung pengaruh komunis di Asia. Pihak militer sendiri sebenarnya enggan berperang di Vietnam.
Evolusi suatu spesies menjadi spesies lain berlangsung secara bertahap selama jutaan tahun, dan tentu diantara perubahan bertahap itu terjadi bentuk-bentuk transisi atau bentuk lainnya.
Menurut Harun Yahya, petir dapat terjadi ketika tegangan listrik pada dua titik terpisah di atmosfer masih dalam satu awan, atau antara awan dan permukaan tanah, atau antara dua permukaan tanah –-mencapai tingkat tinggi.
Mawar adalah suatu jenis tanaman semak dari genus Rosa sekaligus nama bunga yang dihasilkan tanaman ini. Mawar liar terdiri dari 100 spesies lebih, kebanyakan tumbuh di belahan bumi utara yang berudara sejuk.
Cai Lun (Hanzi: 蔡倫, simplify 蔡伦 , pinyin: Cài Lún, Wade-Giles: Ts’ai Lun) ialah penemu kertas berkebangsaan Tionghoa yang hidup pada zaman Dinasti Han, abad ke-1 - abad ke-2 Masehi.
Archimedes yang hidup di Yunani pada tahun 287 sampai 212 sebelum masehi, adalah seorang matematikawan, fisikawan, astronom sekaligus filusuf. Archimedes dilahirkan di kota pelabuhan bernama Syracuse, kota ini sekarang dikenal sebagai Sisilia. Archimedes merupakan keponakan raja Hiero II yang memerintah di Syracuse pada masa itu.
Archimedes adalah orang yang mendasarkan penemuannya dengan eksperimen sehingga ia dijuluki Bapak IPA Eksperimental.
2. Latar Belakang
Sisilia. Keluarganya adalah kelas aristrokrat. Ayahnya, seorang astronom yang bernama Pheidias yang mempunyai hubungan dengan Raja Hiron II yang berkuasa di Syreceus pada masa itu. Tak heran jika Archimedes berteman baik dengan Gelon, putra sang Raja. Kelak dua sahabat ini menjadi matematikawan andalan raja.
Semasa muda, Archimedes menuntut ilmu di Alexandria Mesir. Pada saat itu dia menjalin persahabatan dengan dua Matematikawan, Conon dan Eratosthenes. Conon adalah matematikanwan yang sangat dihormati Archimedes. Sementara Eratosthenes adalah matematikawan sekaligus astronom yang suka bersolek. Archimedes kerap berbagi pemikiran dan berdiskusi dengan mereka. Conon kemudian meninggal dunia dan surat-menyurat dengan Archimedes digantikan oleh Dositheus, nurd Conon.
3. Sejarah Kehidupan
Nama Archimedes menjadi terkenal setelah ia melompat dari bak mandinya dan berlari-lari telanjang setelah membuktikan bahwa mahkota raja tidak terbuat dari emas murni. Ucapannya "Eureka (aku menemukannya)" menjadi terkenal sampai saat ini. Archimedes juga merupakan orang pertama yang mendefinisikan sistem angka yang mengandung "myriad (10000)", myramid menunjukkan seuatu bilangan yang nilainya tak berhingga. Ia juga mendefinisikan perbandingan antara keliling lingkaran dan jari-jari lingkaran yang dikenal sebagai pi sebesar 3.1429.
Raja Hiero II kala itu terikat perjanjian dengan bangsa Romawi. Syracuse harus mengirimkan gandum dalam jumlah yang besar pada bangsa Romawi, agar mereka tidak diserang. Hingga pada suatu ketika Hiero II tidak mampu lagi mengirim gandum dalam jumlah yang ditentukan. Karena itu Archimedes ditugaskan merancang dan membuat kapal jenis baru untuk memperkuat angkatan laut raja Hiero II.
Pada masa itu, kapal yang dibuat oleh Archimedes adalah kapal yang terbesar. Untuk dapat mengambang, kapal ini harus dikeringkan dahulu dari air yang menggenangi dek kapal. Karena besarnya kapal ini, jumlah air yang harus dipindahkanpun amat banyak. Karena itu Archimedes menciptakan sebuah alat yang disebut "Sekrup Archimedes". Dengan ini air dapat dengan mudah disedot dari dek kapal. Ukuran kapal yang besar ini juga menimbulkan masalah lain. Massa kapal yang berat, menyebabkan ia sulit untuk dipindahkan. Untuk mengatasi hal ini, Archimedes kembali menciptkan sistem katrol yang disebut "Compound Pulley". Dengan sistem ini, kapal tersebut beserta awak kapal dan muatannya dapat dipindahkan hanya dengan menarik seutas tali. Kapal ini kemudian diberi nama Syracusia, dan menjadi kapal paling fenomenal pada zaman itu.
Selama perang dengan bangsa Romawi, yang dikenal dengan perang punik kedua, Archimedes kembali berjasa besar. Archimedes mendesain sejumlah alat pertahanan untuk mencegah pasukan Romawi di bawah pimpinan Marcus Claudius Marcellus, merebut Syracuse.
Saat armada Romawi yang terdiri dari 120 kapal mulai tampak di cakrawala Syracuse. Archimedes berfikir keras untuk mencegah musuh merapat dipantai. Archimedes kemudian mencoba membakar kapal-kapal Romawi ini dengan menggunakan sejumlah cermin yang disusun dari perisai-perisai prajurit Syracuse. Archimedes berencana untuk membakar kapal-kapal musuh dengan memusatkan sinar matahari. Namun rencana ini tampaknya kurang berhasil. Hal ini disebabkan untuk memperoleh jumlah panas yang cukup untuk membakar sebuah kapal, kapal tersebut haruslah diam.
Walaupun hasilnya kurang memuaskan, dengan alat ini Archimedes berhasil menyilaukan pasukan Romawi hingga mereka kesulitan untuk memanah. Panas yang ditimbulkan dengan alat ini juga berhasil membuat musuh kegerahan, hingga mereka lelah sebelum berhadapan dengan pasukan Syrcuse.
Saat musuh mulai mengepung pantai Syracuse, Archimedes kembali memutar otak. Tujuannya kali ini adalah mencari cara untuk menenggelamkan kapal-kapal Romawi ini. Archimedes kemudian menciptakan alat yang disebut cakar Archimedes. Alat ini bentuknya mirip derek pada masa kini. Setelah alat ini secara diam-diam dikaitkan ke badan kapal musuh, derek ini kemudian ditarik. Akibanya kapal musuh akan oleng, atau bahkan robek dan tenggelam.
Selain kedua alat ini Archimedes juga mengembangkan ketapel dan balista untuk melawan pasukan Romawi. Namun sayangnya walaupun didukung berbagai penemuan Archimedes, Syracuse masih kalah kuat dibandingkan pasukan Romawi.
prajuritnya kemudian mendatangi pencipta alat yang membuat semua petaka bagi tentara Romawi. Saat itu Archimedes sedang menggambar diagram dipasir. Pikiran dan matanya hanya terpusat pada diagram-diagram yang digambarnya.
Archimedes tidak mempedulikan seituasi disekilingnya. Marcellus dan pasukan pengikutnya dia mengamati sampai akhirnya seorang prajurit kehilangan kesabaran. Sang prajurit menghampiri dan memerintahkan Archimedes untuk menghadap komandan mereka. Namun, Archimedes berkata bahwa dia akan mengahadap setelah menyeleseikan problem dan memberikan pembuktiaanya.
Sang prajurit hilang kesabaran. Dia maju untuk menangkap Archimedes.
“jangan sentuh llingkaran0lingkaran yang aku buat!”, teriak Archimedes ketika prajurit itu menginjak gambar diagram di atas pasir. Sang prajurit marah, menghunus pedang, dan membunuh Archimedes yang pada waktu itu berusia 75 tahun.
4. Eksperimen
- Prinsip hydrostatic
- Archimedes Screw’ atau sekrup Archimedes
Peralatan untuk menaikkan air – ‘Archimedes Screw’ atau sekrup Archimedes, yang sampai sekarang masih banyak digunakan di negara-negara berkembang. Walaupun pengungkit atau ungkitan telah ditemukan jauh sebelum Archimedes lahir, Archimedes yang mengembangkan teori untuk menghitung beban yang dibutuhkan untuk pengungkit tersebut. Archimedes juga digolongkan sebagai salah satu ahli matematika kuno dan merupakan yang terbaik dan terbesar di jamannya. Perhitungan dari Archimedes yang akurat tentang lengkungan bola di jadikan konstanta matematika untuk Pi atau π .
- Prinsip matematis tuas
- Sistem katrol yang didemonstrasikannya dengan menarik sebuah kapal sendirian saja
- Ulir penak
Rancangan model planetarium yang dapat menunjukkan gerak matahari, bulan, planet-planet, dan kemungkinan konstelasi di langit.
- Archimedes adalah orang pertama yang memberikan metode “mengitung besar” (Pi) dengan derajat akurasi yang tinggi. Kontribusinya lantas menjadi pijakan penting bagi para matematikawan berikutnya.
5. Kebiasaan Khusus
(1815-1897). Menurut penuturan saudarinya. Weierstrass semasa sekolah tidak pernah diberi kepercayaan uttuk memegang pensil. Jika memegang pensil, maka dia akan menggambar apapun yang dianggapnya masih kosong.
Sementara Archimedes selali menggambar dipasir atau ditanah yang lembek sebagai pengganti papan tulis. Dia akan menggambar sesuka hatinya. Apabila duduk didekat perapian, dia akan mengambil arang atau sisa perapian dan digunakan untuk menggambar. Setalah mandi, biasanya dia akan melumurkan seluruh tubuhnya dengan minyak zaitun, yang lajim dipakai pada masa itu, dari pada mengenakan pakaian, dia akan menggambar diagram-diagram dengan menggunakan jari kuku dengan papan tulis berupa seluruh tubuhnya yang berminyak.
Ada sifat yang lajim yang diidap oleh matematikawan, misalnya lupa makan. Archimedes memiliki sifat ini saat menekuni problem matamatika. Kebiasaan ini ternyata diwariskanya kepada Isaac Newton dan William Rowan Hamilton.
Galileo Galilei (lahir di Pisa, Toscana, 15 Februari 1564 – meninggal di Arcetri, Toscana, 8 Januari 1642 pada umur 77 tahun) adalah seorang astronom, filsuf, dan fisikawan Italia yang memiliki peran besar dalam revolusi ilmiah.
Sumbangannya dalam keilmuan antara lain adalah penyempurnaan teleskop, berbagai observasi astronomi, dan hukum gerak pertama dan kedua (dinamika). Selain itu, Galileo juga dikenal sebagai seorang pendukung Copernicus mengenai peredaran bumi mengelilingi matahari.
Akibat pandangannya yang disebut terakhir itu ia dianggap merusak iman dan diajukan ke pengadilan gereja Italia tanggal 22 Juni 1633. Pemikirannya tentang matahari sebagai pusat tata surya bertentangan dengan ajaran Aristoteles maupun keyakinan gereja bahwa bumi adalah pusat alam semesta.
Ia dihukum dengan pengucilan (tahanan rumah) sampai meninggalnya. Baru pada tahun 1992 Paus Yohanes Paulus II menyatakan secara resmi bahwa keputusan penghukuman itu adalah salah, dan dalam pidato 21 Desember 2008 Paus Benediktus XVI menyatakan bahwa Gereja Katolik Roma merehabilitasi namanya sebagai ilmuwan.
Menurut Stephen Hawking, Galileo dapat dianggap sebagai penyumbang terbesar bagi dunia sains modern. Ia juga sering disebut-sebut sebagai "bapak astronomi modern", "bapak fisika modern", dan "bapak sains". Hasil usahanya bisa dikatakan sebagai terobosan besar dari Aristoteles. Konfliknya dengan Gereja Katolik Roma (Peristiwa Galileo) adalah sebuah contoh awal konflik antara otoritas agama dengan kebebasan berpikir (terutama dalam sains) pada masyarakat Barat.
2. Kehidupan
a. Masa Kecil
Galileo Galilei dilahirkan di Pisa, Tuscany pada tanggal 15 Februari 1564 sebagai anak pertama dari tujuh bersauda. Orang tuanya Vincenzo Galilei, seorang matematikawan dan musisi asal Florence, dan Giulia Ammannati. Ayahnya amat sayang pada dia, dan sedari kecil sudah membawa Galileo mengembarai sastra, bahasa Yunani, musik klasik dan sulap Phytagoras.
b. Masa Universitas
Setamat sekolah biara Camaldolese, dia memasuki Fakultas Kedokteran Universitas Pisa. Sejak semester awal, pemuda berjanggut ini amat doyan berdebat. Julukan wrangler pun mampir padanya karena keras kepala, dan acap mendebat para profesor. Dia bahkan ogah memakai jubah akademi, dan memilih membayar denda.
Tak betah di Fakultas kedokteran, dia keluar dan menjadi dosen matematika di universitas yang sama. Tapi, tawaran gaji lebih besar, membawanya menjadi dosen di Universitas Padua.
Galileo adalah orang yang tak pandai bergaul. Hidupnya habis di antara tumpukan buku. Dia tak pernah pacaran, apalagi menikah. Tapi dari pengurus rumahnya, Marina Andrea Gamba dia punya tiga anak tanpa nama baptis, Virginia, Livia, dan Vincenzio.
3. Eksperimen Galileo Galilei
- Bidang Mekanika (hukum benda jatuh)
Sumbangan penting pertamanya di bidang mekanika. Aristoteles mengajarkan, benda yang lebih berat jatuh lebih cepat ketimbang benda yang lebih enteng, dan bergenerasi-generasi kaum cerdik pandai menelan pendapat filosof Yunani yang besar pengaruh ini. Tetapi, Galileo memutuskan mencoba dulu benar-tidaknya, dan lewat serentetan eksperimen dia berkesimpulan bahwa Aristoteles keliru. Yang benar adalah, baik benda berat maupun enteng jatuh pada kecepatan yang sama kecuali sampai batas mereka berkurang kecepatannya akibat pergeseran udara. (Kebetulan, kebiasaan Galileo melakukan percobaan melempar benda dari menara Pisa tampaknya tanpa sadar).
Mengetahui hal ini, Galileo mengambil langkah-langkah lebih lanjut. Dengan hati-hati dia mengukur jarak jatuhnya benda pada saat yang ditentukan dan mendapat bukti bahwa jarak yang dilalui oleh benda yang jatuh adalah berbanding seimbang dengan jumlah detik kwadrat jatuhnya benda. Penemuan ini (yang berarti penyeragaman percepatan) memiliki arti penting tersendiri. Bahkan lebih penting lagi Galileo berkemampuan menghimpun hasil penemuannya dengan formula matematik. Penggunaan yang luas formula matematik dan metode matematik merupakan sifat penting dari ilmu pengetahuan modern.
- Hukum Bandul
Pada suatu hari ia masuk ke Katedral kota itu. Disitu ia melihat lampu gantung yang sedang dinyalakan oleh koster (pelayan gereja). Lampu-lampu itu berayun-ayun karena disentuh koster. Lebar ayunanya bermacam-macam. Galieo menghitung lamanya ayunan dengan denyut nadinya karena waktu itu belum ada alrloji atau alat ukur lainnya. Setiba dirumah ia mengulangi peristiwa itu dengan bola dari berbagai ukuran dan berat. Akhirnya ia menemukan hukum ini: Waktu ayun tidak tergantung pada lebar ayun dan berat bandul, asal lebar ayun tidak terlalu besar. Waktu ayun berbanding lurus dengan panjang bandul dan berbanding terbalik dengan akar percepatan yang disebabkan gaya gravitasi.
- Hukum Kelembaman
Sumbangan besar Galileo lainnya ialah penemuannya mengenai hukum kelembaman. Sebelumnya, orang percaya bahwa benda bergerak dengan sendirinya cenderung menjadi makin pelan dan sepenuhnya berhenti kalau saja tidak ada tenaga yang menambah kekuatan agar terus bergerak. Tetapi percobaan-percobaan Galileo membuktikan bahwa anggapan itu keliru. Bilamana kekuatan melambat seperti misalnya pergeseran, dapat dihilangkan, benda bergerak cenderung tetap bergerak tanpa batas. Ini merupakan prinsip penting yang telah berulang kali ditegaskan oleh Newton dan digabungkan dengan sistemnya sendiri sebagai hukum gerak pertama salah satu prinsip vital dalam ilmu pengetahuan.
- Bidang Astronomi
Penemuan Galileo yang paling masyhur adalah di bidang astronomi. Teori perbintangan di awal tahun 1600-an berada dalam situasi yang tak menentu. Terjadi selisih pendapat antara penganut teori Copernicus yang matahari-sentris dan penganut teori yang lebih lama, yang bumi-sentris. Sekitar tahun 1609 Galileo menyatakan kepercayaannya bahwa Copernicus berada di pihak yang benar, tetapi waktu itu dia tidak tahu cara membuktikannya. Sebenarnya orang pertama di dunia yang menemukan teleskop atau teropong adalah Hans Lippershey, ahli optika Belanda, pada tahun 1608. Tapi Lippershey tidak mau menerima patennya. Meskipun Galileo hanya mendengar samar-samar saja mengenai peralatan itu, tetapi berkat kegeniusannya dia mampu menciptakan sendiri teleskop.
Tidak seperti yang dipercaya sebagian orang, Galileo tidak menciptakan teleskop tapi ia telah menyempurnakan alat tersebut. Ia menjadi orang pertama yang memakainya untuk mengamati langit, dan untuk beberapa waktu, ia adalah satu dari sedikit orang yang bisa membuat teleskop sebagus itu. Awalnya, ia membuat teleskop hanya berdasarkan deskripsi tentang alat yang dibuat di Belanda pada 1608. Ia membuat sebuah teleskop dengan perbesaran 3x dan kemudian membuat model-model baru yang bisa mencapai 32x. Pada 25 Agustus 1609, ia mendemonstrasikan teleskop pada pembuat hukum dari Venesia. Selain itu, hasil kerjanya juga membuahkan hasil lain karena ada pedagang-pedagang yang memanfaatkan teleskopnya untuk keperluan pelayaran. Pengamatan astronominya pertama kali diterbitkan di bulan Maret 1610, berjudul Sidereus Nuncius.
Galileo menemukan tiga satelit alami Jupiter -Io, Europa, dan Callisto- pada 7 Januari 1610. Empat malam kemudian, ia menemukan Ganymede. Ia juga menemukan bahwa bulan-bulan tersebut muncul dan menghilang, gejala yang ia perkirakan berasal dari pergerakan benda-benda tersebut terhadap Jupiter, sehingga ia menyimpulkan bahwa keempat benda tersebut mengorbit planet.
Galileo adalah salah satu orang Eropa pertama yang mengamati bintik matahari, diperkirakan Astronomi astronom Tionghoa sudah mengamatinya sejak lama. Selain itu, Galileo juga adalah orang pertama yang melaporkan adanya gunung dan lembah di bulan, kesimpulan yang diambil melihat dari pola bayangan yang ada di permukaan. Ia kemudian memberi kesimpulan bahwa bulan itu "kasar dan tidak rata, seperti permukaan bumi sendiri", tidak seperti anggapan Aristoteles yang menyatakan bulan adalah bola sempurna.
Galileo juga mengamati planet Neptunus pada 1612 namun ia tidak menyadarinya sebagai planet. Pada buku catatannya, Neptunus tercatat hanya sebagai sebuah bintang yang redup.
- Meramalkan Letak Neraka
Larangan gereja justru membuat nama Galileo kian menjulang di mata para ilmuan. Pada sebuah kesempatan, Universitas Florence yang amat tertarik dengan beberapa penemuannya mengundang dia sebagai pembicara seminar ilmiah. Tapi, ini ternyata hanya sebuah tantangan. Galileo diminta untuk menjelaskan nalar ilmiahnya atas keberadaan neraka, sebagaimana yang digambarkan dalam novel Inferno karya Dante.
Sejarah mencatat seminar ini. Galileo di acara itu mencoba menjelaskan mengenai lokasi, ukuran, dan susunan neraka, serta kemungkinan kecocokan sebagaimana yang digambarkan Dante. Tapi, bagaimana selengkapnya “analisa” Galileo tentang lokasi dan struktur neraka, sampai kini tak ditemukan datanya. Kemungkinan, dihancurkan pihak gereja.
4. Tanggapan Masyarakat
Pada tahun 1612, Galileo pergi ke Roma dan bergabung dengan Accademia dei Lincei untuk mengamati bintik matahari. Di tahun itu juga, muncul penolakan terhadap teori Nicolaus Copernicus, teori yang didukung oleh Galileo. Pada tahun 1614, dari Santa Maria Novella, Tommaso Caccini mengecam pendapat Galileo tentang pergerakan bumi, memberikan anggapan bahwa teori itu sesat dan berbahaya. Galileo sendiri pergi ke Roma untuk mempertahankan dirinya. Pada tahun 1616, Kardinal Roberto Bellarmino menyerahkan pemberitahuan yang melarangnya mendukung maupun mengajarkan teori Copernicus.
5. Daftar Buku Buatan Galileo Galilei
- Sidereus Nuncius (The Starry Messenger) pada bulan April 1610
- De Motu (On Motion)
- Saggiatore (The Assayer) dan Letters on Sunspot
- Dialogue on The Two Chief World System
- Discorsi e dimostrazioni matematiche, intorno à due nuove scienze diterbitkan di Leiden pada 1638
6. Konflik Galileo Galilei dengan Gereja
Penemuan teleskop dan serentetan penemuan ini melempar Galileo ke atas tangga kemasyhuran. Sementara itu, dukungannya terhadap teori Copernicus menyebabkan dia berhadapan dengan kalangan gereja yang menentangnya habis-habisan. Pertentangan gereja ini mencapai puncaknya di tahun 1616: dia diperintahkan menahan diri dari menyebarkan hipotesa Copernicus. Galileo merasa tergencet dengan pembatasan ini selama bertahun-tahun. Baru sesudah Paus meninggal tahun 1623, dia digantikan oleh orang yang mengagumi Galileo. Tahun berikutnya, Paus baru ini --Urban VIII-- memberi pertanda walau samar-samar bahwa larangan buat Galileo tidak lagi dipaksakan.
Enam tahun berikutnya Galileo menghabiskan waktu menyusun karya ilmiahnya yang penting Dialog Tentang Dua Sistem Penting Dunia. Buku ini merupakan peragaan hebat hal-hal yang menyangkut dukungan terhadap teori Copernicus dan buku ini diterbitkan tahun 1632 dengan ijin sensor khusus dari gereja. Meskipun begitu, penguasa-penguasa gereja menanggapi dengan sikap berang tatkala buku terbit dan Galileo langsung diseret ke muka Pengadilan Agama di Roma dengan tuduhan melanggar larangan tahun 1616.
Tetapi jelas, banyak pembesar-pembesar gereja tidak senang dengan keputusan menghukum seorang sarjana kenamaan. Bahkan dibawah hukum gereja saat itu, kasus Galileo dipertanyakan dan dia cuma dijatuhi hukuman enteng. Galileo tidak dijebloskan ke dalam bui tetapi sekedar kena tahanan rumah di rumahnya sendiri yang cukup enak di sebuah villa di Arcetri. Teorinya dia tidak boleh terima tamu, tetapi nyatanya aturan itu tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya. Hukuman lain terhadapnya hanyalah suatu permintaarn agar dia secara terbuka mencabut kembali pendapatnya bahwa bumi berputar mengelilingi matahari. Ilmuwan berumur 69 tahun ini melaksanakannya di depan pengadilan terbuka. (Ada ceritera masyhur yang tidak tentu benarnya bahwa sehabis Galileo menarik lagi pendapatnya dia menunduk ke bumi dan berbisik pelan, "Tengok, dia masih terus bergerak!"). Di kota Arcetri dia meneruskan kerja tulisnya di bidang mekanika. Galileo meninggal tahun 1642.
Sumbangan besar Galileo terhadap kemajuan ilmu pengetahuan sudah lama dikenal. Arti penting peranannya terletak pada penemuan-penemuan ilmiah seperti hukum kelembaman, penemuan teleskopnya, pengamatan bidang astronominya dan kegeniusannya membuktikan hipotesa Copernicus. Dan yang lebih penting adalah peranannya dalam hal pengembangan metodologi ilmu pengetahuan. Umumnya para filosof alam mendasarkan pendapatnya pada pikiran-pikiran Aristoteles serta membuat penyelidikan secara kualitatif dan fenomena yang terkategori. Sebaliknya, Galileo menetapkan fenomena dan melakukan pengamatan atas dasar kuantitatif. Penekanan yang cermat terhadap perhitungan secara kuantitatif sejak itu menjadi dasar penyelidikan ilmu pengetahuan di masa-masa berikutnya.
7. Karakter Khusus Galileo Galilei
Galileo mungkin lebih punya tanggung jawab daripada orang mana pun untuk penyelidikan ilmiah dengan sikap empiris. Dialah, dan bukannya yang lain, yang pertama kali menekankan arti penting peragaan percobaan-percobaan, dia menolak pendapat bahwa masalah-masalah ilmiah dapat diputuskan bersama dengan kekuasaan, apakah kekuasaan itu namanya Gereja atau kaidah dalil Aristoteles. Dia juga menolak keras bersandar pada skema-skema yang menggunakan alasan ruwet dan bukannya bersandar pada dasar percobaan yang mantap. Cerdik cendikiawan abad tengah memperbincangkan bertele-tele apa yang harus terjadi dan mengapa sesuatu hal terjadi, tetapi Galileo bersikeras pada arti penting melakukan percobaan untuk memastikan apa sesungguhnya yang terjadi. Pandangan ilmiahnya jelas gamblang tidak berbau mistik, dan dalam hubungan ini dia bahkan lebih modern ketimbang para penerusnya, seperti misalnya Newton.
8. Kematian Gelileo Galilei
Setelah hukuman dari gereja itu, Galileo kena serangan hernia dan penyakit menular. Juli 1637, korespondenya Elia Diodati mengabarkan, Galileo telah buta, “termakan” matahari lewat teleskopnya. Dan 8 Januari 1642, tak lama setelah putri sulungnya meninggal, dia pun meninggal, dalam penderitaan, tanpa kehormatan. Baru tahun 1737, muridnya Vincenzio Viviani memindahkan jasatnya ke mosoleum di ruang utama St. Crose.
Kini, di Frorence, di Institut Sejarah dan Ilmu Pengetahuan, ada ruang khusus untuk Galileo, dan benda-benda peninggalannya, sebagai tanda penghormatan pada bapak mekanika modern ini.
9. Misteri Mayat Galileo Galilei
Galileo galilei memang manusia yang kurang beruntung selama hidupnya. Bahkan setelah mati sekalipun, Galileo tetap mengalami kesulitan. Setelah pandangan-pandangan ilmiahnya soal tata surya membuat dirinya berurusan dengan pihak gereja, kematiannya pun dirundung masalah. Saat kematiannya pada tahun 1642, jasadnya tidak langsung dikubur, tapi tetap disimpan hingga tahun 1737, kira-kira hampir seabad. Tak cukup hanya itu, sebelum dikubur di Gereja santa Croce, Florence, Italia, seorang bangsawan tega memotong tiga jari Galileo sebagai “kenang-kenangan�. Dua dari jari itu kemudian dimiliki seorang dokter Italia, dan jari ketiga sepotong jari tengah saat ini berada di Museum Sejarah Ilmu Pengetahuan di Florence, Italia, dipajang menunjuk ke langit di atas tiang marmer.
Menurut pihak musem, semua materi organik yang diambil dari mayat itu kemudian kini dikenali dan diawetkan di tangan yang bertanggung jawab. Dan atas dasar dokumentasi sejarah yang dapat dipertimbangkan, tidak ada keraguan tentang keaslian benda tersebut. Mereka akan memamerkan penemuan itu mulai awal 2010, saat museum itu akan dibuka kembali setelah pekerjaan renovasi selesai dan mengubah namanya menjadi Museum Galileo.
- Versi Pertama
Kolektor benda seni menemukan satu gigi, jempol dan jari ilmuwan Italia Galileo Galilei. Bagian tubuh ini dipotong dari jenazah Galileo saat pemakaman.
Penemuan gigi, jempol dan jari itu diumumkan Museum Sains dan Sejarah Florence seperti yang dilansir dari Reuters, Sabtu (21/11/2009).
Bagian tubuh Galileo, bersama dengan jari lain dan sebuah tulang belakang, dipotong dari jenazah Galileo saat upacara pemakaman pada 95 tahun setelah kematiannya pada 1642 oleh beberapa ilmuwan dan sejarahwan.
Adalah seorang ilmuwan sejarah Giovanni Targioni Tozzetti yang memotong bagian itu dan menulis tentang upacara pemakaman mengakui susah melawan godaan untuk tidak membawa tengkorak Galileo yang super jenius itu.
Relik gigi dan jari itu telah berpindah-pindah dari satu kolektor ke kolektor lain sampai hilang jejaknya pada tahun 1905. Sementara sisa-sisa jari dan tulang belakang lainnya telah diawetkan sejak 1737 dalam mumifikasi di Florence dan Padua.
Jari-jari dan gigi itu dibeli seorang kolektor yang tak diketahui namanya saat pelelangan yang diadakan baru-baru ini. Relik Galileo itu terjual sebagai artefak yang tak terindentifikasi dalam peti abad ke 17.
"Semua materi organik diambil dari jenazah (Galileo) dan sekarang telah diidentifikasi dan dikonservasi di tangan yang bertanggung jawab. Dalam dokumentasi sejarah, tidak ada keraguan lagi tentang keaslian benda itu," imbuh museum Sains dan Sejarah Florence itu.
Dan relik itu akan dipamerkan pada awal 2010, di mana museum akan dibuka kembali setelah renovasi dan diganti namanya menjadi Museum Galileo.
Galileo, lahir di Pisa, Italia pada tahun 1564 dianggap bapak ilmu pengetahuan modern karena penelitiannya di bidang fisika, matematika, astronomi hingga penemuan terbesarnya, teleskop.
Selama 95 tahun setelah kematiannya, pada 1642 Galileo ditolak otoritas Gereja untuk dimakamkan di Basilika Santa Croce karena pemikirannya bertentangan dengan gereja. Pada tahun 1737 tulang belulangnya dimakamkan ulang di Gereja Santa Croce Florence, di depan makam pelukis Michelangelo.
- Versi Kedua
Dua jari dan gigi Galileo Galilei yang diambil dari mayat di basilika Florence pada abad 18 dan hilang,telah ditemukan lagi, seorang direktur museum Italia mengatakan. Tiga jari, sebuah tulang belakang dan gigi dipindahkan dari tubuh astronom itu oleh pengagumnya tahun 1737 , 95 tahun setelah kematiannya. Saat itu mayatnya dipindahkan dari tempat penyimpanan ke makam, berbalik dengan Michelangelo di Basilika Santa Croce di Florence. Salah satu jari-jari kini menjadi bagian dari koleksi Museum Sejarah Ilmu Pengetahuan, di Florence. Tulang belakang telah disimpan di University of Padua, di mana Galileo mengajar selama bertahun-tahun. Tapi gigi dan dua jari tangan kanan ilmuwan - jempol dan jari tengah - yang disimpan oleh salah satu pengagumnya yang seorang Marquis Italia mewariskan dari generasi ke generasi di keluarga yang sama, kata Paolo Galluzzi, direktur museum. "Tapi dengan berjalannya waktu, keturunan makin tidak tahu apa yang sebenarnya di dalam kontainer," dan keluarga menjualnya, kata Galluzzi. Pada 1905 , semua jejak relik telah menghilang, dan cendekiawan terkemuka berhipotesis bahwa spesimen tunggal ini sudah pasti hilang, kata museum dalam pernyataannya. Wadah tempat jari itu baru-baru ini muncul di lelang dan dibeli oleh kolektor pribadi, yang tertarik oleh isi tapi tidak yakin adalah relic Galileo. Akhirnya pembeli menghubungi Galluzzi dan pakar budaya Florence lain, yang menggunakan dokumen sejarah yang rinci, serta dokumentasi dari keluarga yang telah memilikinya begitu lama, untuk menyimpulkan bahwa jari-jari dan gigi adalah Galileo, kata direktur museum. Relik berada di dalam vas tertutup abad 18 , dan bagian atas terdapat patung kayu Galileo, kata museum. Galileo yang meninggal pada 1642 , dikutuk oleh Vatikan karena mengatakan bumi berputar mengelilingi matahari. Ajaran Gereja pada saat itu berpendapat bahwa bumi adalah pusat alam semesta. Pada awal 1990- an, Pope John Paul II merehabilitasinya dan menyatakan gereja keliru.